
Konsep limit merupakan konsep dasar utama dalam memahami kalkulus diferensial dan integral yang merupakan salah satu cabang matematika. Kalkulus sendiri mengalami perkembangan yang sangat pesat pada abad ke tujuhbelas, yang merupakan hasil pemikiran
Sir Isaac Newton (Inggris, 1642 – 1727), dan
Gottfried WilhelmLeibnitz (Jerman, 1646 – 17 16). Kalkulus diferensial pada awalnya digunakan untuk mengkaji karakteristik kurva melalui garis singgung terhadap kurva tersebut, yang pada mulanya diperkenalkan melalui konsep kecepatan pada persoalan mekanika. Sedangkan integral pada mulanya dikembangkan untuk menghitung luas daerah pada bidang datar yang dibatasi oleh kurva-kurva. Seorang matematikawan berkebangsaan Perancis,
Marquis de l’Hospital (1661 – 1704) lah yang menulis buku teks tentang kalkulus.
Meskipun limit merupakan suatu konsep yang sangat penting, tetapi pengertian tentang limit itu sendiri tidak mudah untuk dipahami, terlebih untuk kebanyakan pelajar SLTA. Maka berikut ini diberikan ilustrasi dalam kehidupan nyata untuk mempermudah memahami pengertian limit.
Sebuah mobil angkutan umum melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi di jalan pedesaan yang agak sepi. Tiba-tiba seorang anak SD berlari menyeberangi jalan itu. Pengemudi dengan serta merta menginjak rem sehingga kecepatan kendaraan berkurang dan terjadinya kecelakaan dapat dihindari. Peristiwa itu mudah dipahami, bahwa mobil itu sudah dekat, bahkan sangat dekat atau hampir menabrak anak SD itu. Dalam matematika unkapan hampir, atau sangat dekat atau nyaris, dapat dianalogikan dengan limit.